Monday, June 24, 2013

Untitled Document

Asam Amino Non Esensial

  1. ALANINE (5,82%)
    Memperkuat membran sel. Membantu metabolisme glukosa menjadi energi tubuh.
  2. ARGININE (5,98%)
    Penting untuk kesehatan reproduksi pria karena 80% cairan semen terdiri dari arginine. Membantu detoxifikasi hati pada sirosis hati dan fatty liver. Membantu meningkatkan sistem imun. Menghambat pertumbuhan sel tumor dan kanker. Membantu pelepasan hormon pertumbuhan.
  3. ASPARTIC ACID (6,34%)
    Membantu perubahan karbohidrat menjadi energi sel. Melindungi hati dengan membantu mengeluarkan amonia berlebih dari tubuh. Membantu fungsi sel dan pembentukan RNA/DNA.

  4. CYSTINE (0,67%)
    Membantu kesehatan pankreas. Menstabilkan gula darah dan metabolisme karbohidrat. Mengurangi gejala alergi makanan dan intoleransi. Penting untuk pembentukan kulit, terutama penyembuhan luka bakar dan luka operasi. Membantu penyembuhan kelainan pernafasan seperti bronchitis. Meningkatkan aktifitas sel darah putih melawan penyakit.
  5. GLUTAMIC ACID (8,94%)
    Merupakan bahan bakar utama sel-sel otak bersama glukosa. Mengurangi ketergantungan alkohol dan menstabilkan kesehatan mental.
  6. GLYCINE (3,50%)
    Meningkatkan energi dan penggunaan oksigen di dalam sel. Penting untuk kesehatan sistem syaraf pusat. Penting untuk menjaga kesehatan kelenjar prostat. Mencegah serangan epilepsi dan pernah dipakai untuk mengobati depresi. Diperlukan sistem imun untuk mensintesa asam amino non esensial.
  7. HISTIDINE (1,08%)
    Memperkuat hubungan antar syaraf khususnya syaraf organ pendengaran. Telah dipakai untuk memulihkan beberapa kasus ketulian. Perlu untuk perbaikan jaringan. Perlu dalam pengobatan alergi, rheumatoid arthritis, anemia. Perlu untuk pembentukan sel darah merah dan sel darah putih.
  8. PROLINE (2,97%)
    Sebagai bahan dasar glutamic acid. Bersama lycine dan vitamin C akan membentuk jaringan kolagen yang penting untuk menjaga kecantikan kulit. Memperkuat persendian, tendon, tulang rawan dan otot jantung.
  9. SERINE (4,00%)
    Membantu pembentukan lemak pelindung serabut syaraf (myelinsheaths). Penting dalam metabolisme lemak dan asam lemak, pertumbuhan otot dan kesehatan sistem imun. Membantu produksi antibodi dan immunoglobulin.
  10. TYROSINE (4,60%)
    Memperlambat penuaan sel. Menekan pusat lapar di hipotalamus. Membantu produksi melanin. Penting untuk fungsi kelenjar adrenal, tiroid dan pituitary. Penting untuk pengobatan depresi, alergi dan sakit kepala. Kekurangan menyebabkan hypothyroidism dengan gejala lemah, lelah, kulit kasar, pembengkakan pada tangan, kaki, dan muka, tidak tahan dingin, suara kasar, daya ingat dan pendengaran menurun serta kejang otot.
  11. GAMMA - AMINOBUTYRIC ACID (GABA)
    Menghambat sel dari ketegangan. Mencegah ansietas dan depresi bersama niacin dan inositol.
  12. ORNITHINE
    Membantu pelepasan hormon pertumbuhan yang memetabolisir lemak tubuh yang berlebihan jika digabung dengan arginine dan carnitine. Penting untuk fungsi sistem imun dan fungsi hati yang sehat. Penting untuk detoxifikasi amonia dan membantu proses penyembuhan.
  13. TAURINE
    Menjaga kesehatan otot jantung, sel darah putih, otot rangka dan sistem syaraf pusat. Komponen penting dari cairan empedu yang penting untuk pencernaan lemak, absorbsi vitamin larut dalam lemak (A, D, E, K). Menjaga kadar kolesterol darah. Kekurangan menyebabkan ansietas, epilepsi, hiperaktif dan fungsi otak yang buruk. Disintesa dari asam amino cysteine.
  14. CYSTEINE
    Dibentuk dari asam amino methionine dengan bantuan vitamin B6. Merupakan bahan dasar glutathione yaitu salah satu antioksidan terbaik yang bekerja optimum bila bersama vitamin E dan selenium. Melindungi sel dari zat-zat berbahaya, efek radiasi. Melindungi hati dan otak dari alkohol dan rokok. Penting dalam pengobatan bronchitis, emphysema, TBC, dan rheumatoid arthritis. Mudah berubah menjadi cystine.
  15. CITRULLINE
    Menghasilkan energi. Meningkatkan sistem imunitas. Dimetabolisir menjadi arginine. Penting dalam detoxifikasi amonia yang merusak sel-sel sehat.
Berikut adalah jenis asam amino beserta fungsinya:
  1. L-Arginin (L-Arginine)
    Asam amino arginin penting untuk kesehatan jantung. Arginin membantu detoksifikasi hati serta menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap sehat. Asam amino ini juga diperlukan untuk pelepasan hormon pertumbuhan dan terbukti membantu pada kasus gangguan ginjal, serta meningkatkan jumlah sperma dan motilitas sperma pada pria.
  2. L-Lisin (L-Lysine)
    L-lisin atau lisin penting untuk pertumbuhan serta memperbaiki otot. Bersama dengan vitamin C, lisin memainkan peran penting dalam pembentukan kolagen. Selain itu, asam amino esensial ini memfasilitasi penyerapan kalsium dan produksi antibodi, enzim, serta hormon. Lisin dapat menurunkan trigliserida dalam tubuh dan terbukti efektif mengobati herpes genital.
  3. L-Sistein (L-Cysteine)
    Sistein dapat melawan radikal bebas yang menyebabkan kerusakan sel. Asam amino ini membantu pula dalam proses detoksifikasi tubuh, selain memberikan perlindungan terhadap toksisitas tembaga.
  4. L-Glisin (L-Glycine)
    Glisin mengambil bagian penting dalam produksi glikogen yang kemudian disimpan di hati. Glikogen dipecah menjadi glukosa ketika tubuh sangat membutuhkan energi. Glisin juga mendukung dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
  5. Tirosin (Tyrosine)
    Tirosin pada dasarnya diperlukan untuk sintesis katekolamin seperti dopamin dan noradrenalin. Telah diamati bahwa individu yang menderita depresi biasanya memiliki tingkat rendah tirosin. Ini adalah alasan mengapa tirosin digunakan dalam pengobatan depresi.
  6. L-Histidin (L-Histidine)
    Histidin merupakan prekursor histamin yang merupakan bahan kimia yang dilepaskan oleh sistem imun selama reaksi alergi. Histidin melebarkan pembuluh darah dan bermanfaat untuk mengurangi gejala rheumatoid arthritis.
  7. Leusin (Leucine)
    Leusin membantu mengurangi pemecahan protein otot. Asam amino ini memfasilitasi penyembuhan patah tulang dan juga penyerapan prekursor neurotransmitter oleh otak.
  8. Glutamin (Glutamine)
    Glutamin adalah asam amino yang paling banyak ditemukan pada otot dan berfungsi sebagai sumber energi yang penting. Glutamin juga mendukung fungsi kekebalan tubuh.
  9. Isoleusin (Isoleucine)
    Isoleusin menyediakan energi untuk otot sekaligus mencegah kerusakan otot. Asam amino ini memainkan peran penting pula dalam pembentukan hemoglobin.
  10. Metionin (Methionine)
    Metionin adalah prekursor sistein dan kreatin. Dengan kata lain, tubuh dapat mensintesis dua asam amino dari metionin. Selain itu, metionin membantu menghilangkan zat beracun dari hati dan memfasilitasi regenerasi hati sekaligus mengurangi tingkat kolesterol darah.
  11. Triptofan (Tryptophan)
    Triptofan penting untuk pertumbuhan dan metabolisme tubuh. Triptofan adalah prekursor dari serotonin. Serotonin diketahui menenangkan sistem saraf pusat. Rendahnya tingkat serotonin sering dikaitkan dengan depresi.

    No comments:

    Post a Comment